Showing posts with label WebGIS. Show all posts
Showing posts with label WebGIS. Show all posts

Membuat Web GIS dengan Menggunakan CartoDB Tanpa Coding

Add Comment
CartoDB merupakan salah satu aplikasi web yang menyediakan fasilitas untuk membangun Web GIS seperti halnya dengan menggunakan Google Maps atuapun ArcGIS Online. Setelah pada tulisan sebelumnya membahas tentang Web GIS dengan Google Maps dan ArcGIS Online, maka tidak ada salahnya kita akan bahas cara membuat Web GIS dengan menggunakan CartoDB. Dengan demikian ada berbagai alternatif untuk kita gunakan dalam membangun Web GIS gratisan dengan mudah dan tanpa melakukan coding pula.

Sebelum melanjutkan ke langkah membuat Web GIS kita bahas sedikit tentang CartoDB. CartoDB merupakan salah satu aplikasi atau tool yang menyediakan layanan untuk mengolah data spasial, analisis data spasial dan pemetaan. Dalam CartoDB terdapat beberapa fasilitas analisis sederhana yaitu memungkinkan untuk eksekusi command SQL dan adanya fungsi filter. Tampilan CartoDB juga sangat user friendly, dengan demikian bagi yang baru masuk ke web tersebut dapat dengan mudah menggunakannya. Selanjutnya dengan CartoDB juga kita bisa membuat Web GIS yang cukup baik untuk ditampilkan di perangkat mobile.

Untuk membuat Web GIS di CartoDB silahkan masuk ke halaman ini. Lakukan pendaftaran bagi yang belum mempunyai account dan lakukan sign in. 

Kemudian pilih button New Map di ujung kanan atas sehingga tampil halaman untuk membuat atau menampilkan peta baru seperti di bawah ini.


Pada bagian tersebut ada dua piliha untuk membuat Web GIS apakah dengan menggunakan menu Create Empty Map atau menggunakan menu Connect Dataset. Dengan menggunakan menu Create Empty Map maka akan dibuat sebuah halaman Web GIS kosong yang kita bisa isi dengan layer-layer yang kita import kemudian. Dengan menggunakan menu Connect Dataset kita bisa langung import data dengan beberapa cara yaitu : dengan cara import langsung file ke server web ataupun dengan cara mengkoneksikan dataset (file) yang sudah disimpan di beberapa penyedia penyimpanan online seperti Google Drive, Dropbox, Box, Twitter.

Setelah kita membuat atau menkoneksikan ke dataset dimana layer atau file berada maka kita dapat melanjutkan untuk kostumisasi terhadap tampilan Web GIS kita.


Dalam halaman tersebut kita bisa menentukan 
  • Judul dengan memilih Edit Metadata.
  • Menambahkan Judul Peta, Text, Anotasi, dan image yang akan ditampilkan dioverlaykan dengan Web GIS ari menu Add Element
  • Menentukan tampilan apak di browser atau di perangkat mobile dari menu Preview Map.
  • Melihat tampilan data tabular atau data spasial dengan menentukan DATA VIEW atau Map VIEW.
  • Mendefiniskan perintah SQL dalam menampilkan layer dengan menuliskan perintah SQL di tab SQL sebelah kiri.
  • Menentukan tampilan simbologi dari layer dibagian tab wizards sebelah kiri.
  • Menentukan informasi yang akan ditampilkan pada saat dilakukan klik atau mouse digerakan diatas layer dibagian tab Info Windows.
  • Menentukan tampilan legenda di tab Legends.
  • Membuat filter dengan memilih atribut tertentu di bagian tab Filter.
  • Untuk menambahkan layer baru kita bisa lakukan dengan cara klik tana + Add Layer.
Silahkan kreasikan dengan menambahkan layer-layer lain dan seting tampilan simbologi dari layer-layer tersebut sehingga Web GIS dapat menyampaikan informasi yang kita inginkan. Selanjutnya setelah tahap-tahap tersebut selesai maka kita PUBLISH peta tersebut sehingga kita bisa share link Weg GIS kita ke orang lain, sisipkan di website lain, ataupun menambahkan Web GIS kita di aplikasi lain yang kita buat.

Cukup mudah bukan cara membuat Web GIS dengan CartoDB salah satu aplikasi gratis yang menyediakan layanan untuk mengolah data spasial, analisis data spasial dan pemetaan. Terimakasih dan semoga bermanfaat. @wawanh 







Membuat Web GIS dengan Menggunakan ArcGIS Online Tanpa Coding

Add Comment
Web Gis merupakan aplikasi GIS atau pemetaan digital yang memanfaatkan jaringan internet sebagai media komunikasi yang berfungsi mendistribusikan, mempublikasikan, mengintegrasikan, mengkomunikasikan dan menyediakan informasi dalam bentuk teks, peta digital serta menjalankan fungsi-fungsi analisis dan query yang terkait dengan GIS melalui jaringan internet (Prahasta, 2007).

Saat ini web gis banyak digunakan untuk memvisualisasikan GIS dengan efektif dengan menggunakan internet. Berbagai web gis banyak dikembangkan atau dibuat oleh perusahaan, instansi, ataupun organisasi untuk menampilkan peta tematik tertentu. Teknlogi web gis sangat membantu mendistribusikan informasi sehingga lebih baik dan efektif. Web gis terkait dengan data spasial yang ditampilkan dalam bentuk web menggunakan browser.

Setelah sebelumnya membahas bagaimana membuat Web GIS dengan menggunakan Google Maps. Saat ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat Web GIS dengan menggunakan ArcGIS Online tanpa coding. ArcGIS menyediakan fasilitas pemetaan secara online dengan mudah dan gratis. Dengan menggunakan infrastruktur teknologi ArcGIS yang terkenal handal kita dapat memanfaatkan untuk membangun Web GIS dengan mudah dan untungnya ada yang versi gratisnya.

Langkah pertama untuk membangun Web GIS di ArcGIS Online silahkan buka website ArcGIS Online disini. Silahkan login di web ArcGIS tersebut atau bagi yang belum mempunyai account silahkan membuat account terlebih dahulu.


Setelah melakukan login di web ArcGIS Online pilih ke menu My Content. Di halaman tersebut kita bisa membuat Folder ataupun langsung membuat Web GIS. Misal saya contohkan saya membuat folder Petaku.


Setelah kita buat folder "Petaku" klik folder Petaku tersebut sehingga kita berada pada folder tersebut dan klik Create untuk membuat Web GIS.


Sebagai contoh saya buat Web GIS dengan cara pilih Create Map. Sehingga tampil halaman seperti berikut ini. Di halaman tersebutlah kita bisa menambahkan layer-layer untuk ditampilkan di Web GIS.


Misal saya ingin menambahkan layer kedalam Web GIS tersebut. Catatan format data yang dapat dimasukan ke dalam Weg GIS tersebut adalah format shp yang di zip, csv, dan gpx. 


Jika proses import data berhasil maka akan ditampilkan layer yang kita import ke dalam Web GIS seperti ditampikan di bawah ini. Terhadap layer tersebut kita bisa menentukan cara menampilkan layer tersebut supaya terlihat dengan baik dan mampu menyampaikan informasi dengan baik. Untuk menentukan simbol layer tersebut dapat di set di bagian Choose atribute to Show dan Select a Drawing Style setelah selesai klik DONE.


Lakukan langkah-langkah tersebut di atas untuk menambahkan layer-layer yang akan dimasukan ke Web GIS. Dan jika import layer-layer tersebut selesai maka kita bisa klik save. Setelah Web GIS dibuat kita dapat melakukan share dan menyisipkan Web GIS kita ke website lain.

Untuk berbagi dan menyisipkan Web GIS kita silahkan klik Share.
Untuk berbagi ada alamat Web GIS yang kita bisa lihat alamatnya di Link to this Map.
Untuk menyisipkan kode program Web GIS supaya ditampilkan di web site lain pilih EMBED IN WEBSITE


Misal saya sisipkan Web GIS yang sudah dibuat ke website yang saya punya disini.


Silahkan kreasikan layer dan Web GIS tersebut sehingga menarik dan dapat menyampikan informasi dengan baik. Sekian tulisan ini semoga bermanfaat. @wawanhn















Membuat Web GIS dengan Menggunakan Google Maps Tanpa Coding

Add Comment
Web Gis merupakan aplikasi GIS atau pemetaan digital yang memanfaatkan jaringan internet sebagai media komunikasi yang berfungsi mendistribusikan, mempublikasikan, mengintegrasikan, mengkomunikasikan dan menyediakan informasi dalam bentuk teks, peta digital serta menjalankan fungsi-fungsi analisis dan query yang terkait dengan GIS melalui jaringan internet (Prahasta, 2007).

Saat ini web gis banyak digunakan untuk memvisualisasikan GIS dengan efektif dengan menggunakan internet. Berbagai web gis banyak dikembangkan atau dibuat oleh perusahaan, instansi, ataupun organisasi untuk menampilkan peta tematik tertentu. Teknlogi web gis sangat membantu mendistribusikan informasi sehingga lebih baik dan efektif. Web gis terkait dengan data spasial yang ditampilkan dalam bentuk web menggunakan browser.

Saat ini banyak teknologi yang dikembangkan berbagai penyedia teknologi informasi untuk membantu atau memfasilitasi dalam membuat web gis. Salah satu teknolgi yang bisa digunakan untuk membuat web gis dengan mudah adalah dengan menggunakan google maps. Dalam tulisan ini akan disampaikan cara membuat web gis sederhana dengan menggunakan google maps.

Langkah pertama Sign In ke akun google dan masuk ke halaman google maps. Kemudian klik menu di sebelah kiri atas dan pilih menu Your Places (Tempat Anda).


Setelah kita pilih menu tersebut maka akan ditampilkan halaman seperti di bawah. Pilih tab MAPS (PETA) dan klik CREATE MAP (BUAT PETA).


Setelah di klik CREATE MAP maka akan ditampilkan halaman untuk membuat Web GIS.



Ganti Judul Web GIS misal dengan Web GIS OKU Timur. Untuk menambahkan layer ke Web GIS caranya dengan klik Add layer kemudian klik import untuk menambahkan layer ke google maps dan select a file from computer.


Misal saya importkan layer Batas Kecamatan. Yang harus diperhatikan data atau layer yang bisa diimport ke google maps adalah berformat csv, xlsx, kml, atau gpx. Untuk mengetahui salah satu cara conversi data GIS ke kml dilihat disini.

Setelah layer berhasil di import kita dapat mengubah simbol dan tampilan layer kita dengan cara klik individual style. Misal dalam Web GIS saya ubah style menjadi seperti ini. Dan kita bisa juga set label yang akan ditampilkan dalam Web GIS.


Lakukan hal-hal tersebut diatas untuk menambahkan layer-layer lain. Setelah kita membuat Web GIS kita dapat membagikan Web GIS kita sehingga bisa dilihat oleh orang lain dengan cara klik menu +share.

Dan jika ingin menyisipkan Web GIS kedalam website kita dapat dilakukan dengan cara memilih menu di bagian atas Embed on my site.



Setelah kita pilih menu embed on my site dan ditampilkan sintac html untuk embed Web GIS kita ke website. Dan copy dan pastekan kode tersebut ke kode program website kita.

Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat. @wawanhn




Referensi
Eddy Prahasta, Membangun Aplikasi Web-Based GIS dengan MapServer, Informatika, Cetakan Pertama, Bandung, 2007.