Friday, July 6, 2018
Sunday, June 24, 2018
Link Hitung Cepat Pemilu Turki

Link hitung cepat pemilu Turki 2018 disini.
Sunday, February 25, 2018
Aplikasi Opensource untuk Split dan Merge File PDF
Dokumen Pdf telah menjadi standar format untuk sharing data secara global. Dengan format Pdf file dokumen menjadi lebih sederhana, kuran file yang relatif lebih kecil, kualitas file tidak berkurang dari file aslinya karena data berupa vektor bukan raster sehingga ketika di perbesar sampai batas tertentu tidak akan merubah kualitas data dan yang utama adalah portabilitasnya dimana bisa dibuka oleh aplikasi browser apapun tanpa membutuhkan aplikasi pembuka pdf tertentu.
Dengan demikian semakin berkembang dan banyak dibuat software untuk pengolah dan pembuatan dokumen Pdf. Saat saya berbagi salah satu software untuk memotong (split) dan menggabung (merge) dokumen Pdf dengan mudah dan yang terutama gratis karena bersifat opensource. Nama aplikasi atau software yang dimaksud adalah 7-PDF Split and Merge.
Untuk dapat mendownload silahkan klik disini.
atau alternatif lain klik disini.
Cara menggunakannya cukup sederhana yaitu:
Dengan demikian semakin berkembang dan banyak dibuat software untuk pengolah dan pembuatan dokumen Pdf. Saat saya berbagi salah satu software untuk memotong (split) dan menggabung (merge) dokumen Pdf dengan mudah dan yang terutama gratis karena bersifat opensource. Nama aplikasi atau software yang dimaksud adalah 7-PDF Split and Merge.
Untuk dapat mendownload silahkan klik disini.
atau alternatif lain klik disini.
Cara menggunakannya cukup sederhana yaitu:
- Untuk melakukan split dokumen pdf, buka aplikasi. Pilih tab Split DPF Files..., kemudian tambahkan yang akan di split dengan menggunakan button Add. Kemudian lakukan seting untuk split halaman yang diinginkan. Dalam contoh saya akan split sebuah file dengan tujuan ingin mengambil halaman cover (halaman 1) dan halaman 10-12 pilih radio button Split by page-range. Tentukan tempat output hasil split file, dan terakhir klik button Split this PDF.
- Untuk Melakukan merge file pdf, pilih tab Merge PDF Files..., kemudian tambahkan file (button Add) tentukan urutan dokumen dari file pdf dengan cara klik button Up atau Down tentukan tempat hasil output, terakhir klik button Merge PDF Files!
Oke cukup sekian tulisan sederhana mengenai split dan merge file pdf dengan menggunakan aplikasi opensource dan semoga bermanfaat @wawanhn.
Sunday, February 18, 2018
Cara Mengatasi error D3dx9_43.dll is Missing
Bagi yang suka bermain game mungkin ada yang pernah mengalami ''The Progam Can't Start Because D3DX9_43.dll is Missing from your Computer.Try Reinstalling the progam to fix problem''
Terkadang bagi yang belum tahu cara mengatasinya bisa menjadi masalah karena mungkin harus coba install ulang yang memakakan waktu lama dan belum tentu berhasil lagi.
Terkadang bagi yang belum tahu cara mengatasinya bisa menjadi masalah karena mungkin harus coba install ulang yang memakakan waktu lama dan belum tentu berhasil lagi.
Masalah tersebut karena pada file komputer kita tidak terdapat dll D3DX9_43, dengan demikian kita dapat memperbaiki masalah tersebut denga cara mencari file D3DX9_43.dll dan disimpan di folder aplikasi game yang kita install. bagi yang membutuhkan file dll tersebut untuk Windows 7 atau Windows 10 dapat didownload di link dibawah ini.
Windows 64 bit download
Windows 32 bit download
Demikian semoga bermanfaat. @wawanhn
Friday, February 2, 2018
Python untuk Analisis Geospatial Bagian 4: Menggunakan Library Shapely untuk Analisis Sederhana
Pada bahasan ini saya akan membahas bagaimana jika kita ingin mengetahui atau analisis dari peta batas administrasi, dimana kit aingin mengetahui tetangga dari sebuah Kabupaten dari sebuah peta batas administrasi kabupaten. Dalam contoh bahasan saya menggunakan peta batas admnistrasi Propinsi Jawa Barat dalam bentuk polygon yang dapat di download disini.
Kemudian dengan menggunakan IDLE kita buat kode program python dengan nama baca_tetang_kabupaten.py seperti dibawah ini:
import ogr
import shapely.wkt
def main():
shapefile = ogr.Open("D:\Master\Peta\BIG2016\export\Batas_Kab_Jawa_Barat.shp")
layer = shapefile.GetLayer(0)
kabupatens = {}
for i in range(layer.GetFeatureCount()):
feature = layer.GetFeature(i)
kabupaten = feature.GetField("KABUPATEN")
outline = shapely.wkt.loads(feature.GetGeometryRef().ExportToWkt())
kabupatens[kabupaten] = outline
print "Dalam file Batas_Kab_Jawa_Barat.shp terdapat %d kabupaten" % len(kabupatens)
for kabupaten in sorted(kabupatens.keys()):
outline = kabupatens[kabupaten]
for kabupaten_lain in sorted(kabupatens.keys()):
if kabupaten == kabupaten_lain: continue
outline_lain = kabupatens[kabupaten_lain]
if outline.touches(outline_lain):
print"%s batas-batas %s" % (kabupaten, kabupaten_lain)
if __name__ == "__main__":
main()
Dalam kode program tersebut, pertama kita membaca jumlah seluruh objek Kabupaten dan selanjutnya mengecek objek-objek kabupaten yang bersebtuhan dengan sebuah objek kabupaten yang dicari. Dilakukan untuk setiap objek kabupaten.
Setelah kita run kode program tersebut sehingga menghasilkan output seperti dibawah ini:
Gambar diatas merupakan tampilan dari peta batas administrasi kabupaten yang ada di Propinsi Jawa Barat. Selanjutnya dengan menggunakan Python dan beberapa tekhnik yang sudah dipelajari sebelumnya kita akan mencoba membuat kode program untuk membaca tetangga dari setiap kabupaten dari peta tersebut.
Kemudian dengan menggunakan IDLE kita buat kode program python dengan nama baca_tetang_kabupaten.py seperti dibawah ini:
import ogr
import shapely.wkt
def main():
shapefile = ogr.Open("D:\Master\Peta\BIG2016\export\Batas_Kab_Jawa_Barat.shp")
layer = shapefile.GetLayer(0)
kabupatens = {}
for i in range(layer.GetFeatureCount()):
feature = layer.GetFeature(i)
kabupaten = feature.GetField("KABUPATEN")
outline = shapely.wkt.loads(feature.GetGeometryRef().ExportToWkt())
kabupatens[kabupaten] = outline
print "Dalam file Batas_Kab_Jawa_Barat.shp terdapat %d kabupaten" % len(kabupatens)
for kabupaten in sorted(kabupatens.keys()):
outline = kabupatens[kabupaten]
for kabupaten_lain in sorted(kabupatens.keys()):
if kabupaten == kabupaten_lain: continue
outline_lain = kabupatens[kabupaten_lain]
if outline.touches(outline_lain):
print"%s batas-batas %s" % (kabupaten, kabupaten_lain)
if __name__ == "__main__":
main()
Dalam kode program tersebut, pertama kita membaca jumlah seluruh objek Kabupaten dan selanjutnya mengecek objek-objek kabupaten yang bersebtuhan dengan sebuah objek kabupaten yang dicari. Dilakukan untuk setiap objek kabupaten.
Setelah kita run kode program tersebut sehingga menghasilkan output seperti dibawah ini:
Hasil dari kode program tersebut adalah menampilkan setiap border atau tetangga dari setiap kabupaten dalam peta propinsi Jawa Barat. Tetangga kabupaten tersebut merupakan kabupaten yang bersentuhan langsung dengan objek suatu kabupaten.
Memperbaiki Tampilan Hitam Putih pada Windows 10
Kali ini saya akan berbagi pengalaman ketika menggunakan Windows 10. Tiba-tiba tampilan windows menjadi hitam putih padahal monitor OK dan kebetulan dalam komputer saya terdapat dual boot sehingga saya bisa lihat tampilan Linux baik-baik saja tetap berwarna. Awalnya saya berfikir terdapat kesalahan kerusakan dalam sistem operasi Windows 10 ternyata bukan...
Bagi yang sedang mengalami atau mungkin di suatu saat mengalami permasalahan ini, jangan khawatir saya akan share cara memperbaikinya tanpa ribet-ribet dan apalagi sampai harus install ulang.
Caranya sangat simpel yaitu dengan menggunakan keyboard tekan secara bersama Ctrl + Windows + C dan tampilan akan kembali menjadi berwarna seperti di bawah ini.
Ternyata dalam kasus yang saya alami perubahan warna terjadi karena secar tidak sengaja saya menekan Ctrl + Windows + C.
Demikian tulisan ringan semoga bermanfaat. @wawanhn
Monday, January 29, 2018
Python untuk Analisis Geospatial Bagian 3: Menggunakan Library Shapely untuk Membaca File WKT
File WKT (Well Know Text) merupakan teks markup language untuk merefresentasikan geometri objek vektor dari sebuah peta, sistem referensi geometri (sstem kordinat) dan transformasi antar siste kordinat.
Dengan menggunakan library shapely, dari data WKT kita dapat mendapatkan data:
Kali ini kita lanjutkan penggunaan library shapefile untuk membaca file WKT dari peta DesaIndonesia.shp. Langkahnya masih menggunakan IDLE python dan buat file baru dengan nama baca_shp_wkt.py kemudian ketikan kode program sebagai berikut:
import ogr
import shapely.wkt
shapefile = ogr.Open("D:\Master\Peta\DesaIndonesia.shp")
layer = shapefile.GetLayer(0)
feature = layer.GetFeature(0)
geometry =feature.GetGeometryRef()
wkt = geometry.ExportToWkt()
outline = shapely.wkt.loads(wkt)
X = outline.centroid.x
Y = outline.centroid.y
B = outline.bounds
print "X : ", X , "Y : ", Y
print "Boundary: ", B
Maka akan dihasilkan output sebagai berikut:
feature = layer.GetFeature(0)
Digunakan untuk mendapatkan feature nomor 0dan disimpan ke variable feature.
geometry =feature.GetGeometryRef()
Sintax tersebut digunakan untuk mendapatkan referensi geometri.
wkt = geometry.ExportToWkt()
Sintax untuk melakukan ekport ke file WKT dan disimpan di variabel wkt.
outline = shapely.wkt.loads(wkt)
Sintax untuk meload file wkt ke variabel outline.
X = outline.centroid.x
Y = outline.centroid.y
B = outline.bounds
Sintax untuk menyimpan nilai tengah x ke variabel X, nilaing tengah y ke variabel Y dan menyimpan nilai boundari dari feature ke 0 ke variabel B. Data boundary yang ditampilkan adalah nilai minimum longitud dan latitud serta nilai maksimum longitud dan latitud (berati, min_x, min_y, max_x, max_y).
print "X : ", X , "Y : ", Y
print "Boundary: ", B
Sintax untuk menampilkan nilai variabel ke layar.
<<Sebelumnya Selanjutnya>>
Dengan menggunakan library shapely, dari data WKT kita dapat mendapatkan data:
- menghitung nilai tengah dari nilai geometri
- mengitung batas dari geometri, yang menunjukan batas utara, selatan, timur dan barat dari sudut sebuah polygon.
- menghitung intersection diantara dua geometri.
- menghitung perbedaan diantara dua geometri.
- dan menghitung luasan dari area dengan catatan file shp menggunakan sistem proyeksi (meter) bukan dalam format derajat.
Kali ini kita lanjutkan penggunaan library shapefile untuk membaca file WKT dari peta DesaIndonesia.shp. Langkahnya masih menggunakan IDLE python dan buat file baru dengan nama baca_shp_wkt.py kemudian ketikan kode program sebagai berikut:
import ogr
import shapely.wkt
shapefile = ogr.Open("D:\Master\Peta\DesaIndonesia.shp")
layer = shapefile.GetLayer(0)
feature = layer.GetFeature(0)
geometry =feature.GetGeometryRef()
wkt = geometry.ExportToWkt()
outline = shapely.wkt.loads(wkt)
X = outline.centroid.x
Y = outline.centroid.y
B = outline.bounds
print "X : ", X , "Y : ", Y
print "Boundary: ", B
Maka akan dihasilkan output sebagai berikut:
Penjelasan:
Digunakan untuk mendapatkan feature nomor 0dan disimpan ke variable feature.
geometry =feature.GetGeometryRef()
Sintax tersebut digunakan untuk mendapatkan referensi geometri.
wkt = geometry.ExportToWkt()
Sintax untuk melakukan ekport ke file WKT dan disimpan di variabel wkt.
outline = shapely.wkt.loads(wkt)
Sintax untuk meload file wkt ke variabel outline.
X = outline.centroid.x
Y = outline.centroid.y
B = outline.bounds
Sintax untuk menyimpan nilai tengah x ke variabel X, nilaing tengah y ke variabel Y dan menyimpan nilai boundari dari feature ke 0 ke variabel B. Data boundary yang ditampilkan adalah nilai minimum longitud dan latitud serta nilai maksimum longitud dan latitud (berati, min_x, min_y, max_x, max_y).
print "X : ", X , "Y : ", Y
print "Boundary: ", B
Sintax untuk menampilkan nilai variabel ke layar.
<<Sebelumnya Selanjutnya>>
Python untuk Analisis Geospatial Bagian 2: Menggunakan Library OGR untuk Membaca Data SHP
Setelah dalam bahasan sebelumnya mengenai persiapan Python dan library untuk mengakses data spasial dilakukan pada tulisan
"Python untuk Analisis Geospatial Bagian 1: Install Library GDAL dan Shapely di Windows"
Langkah selanjunya adalah menggunakan library GDAL/OGR dan Shapely untuk mengakses data spatial. Sebelum kita melanjutkan ke contoh program dengan python, pertama kita harus mengenal mengenal data spasial yang akan kita olah disini.
"Mengenal Data Spasial"
Tools yang akan kita gunakan dalam contoh dibawah nanti adalah IDLE sebagai text editor bawan dari instalan Python. Langkah-langkah yang akan kita lakukan sebagai berikut:
- Persiapan data saya menggunakan data administrasi BIG yang dapat didownload disini.
- Buka aplikasi IDLE dari start menu
- Kemudian di IDLE buka menu File-> New File dan ketikan kode perintah:
import ogr
shapefile = ogr.Open("D:\Master\Peta\DesaIndonesia.shp")
layer = shapefile.GetLayer(0)
for i in range(layer.GetFeatureCount()):
feature = layer.GetFeature(i)
feature_name = feature.GetField("KECAMATAN")
geometry = feature.GetGeometryRef()
geometry_type = geometry.GetGeometryName()
print i, feature_name, geometry_type
- Kemudian pilih menu Run -> Run Module atau dengan shortcut F5, untuk melakukan eksekusi program, jika berhasil maka di wondows baru ditapilkan seperti gambar dibawah.
- Penjelasan kode program diatas adalah
import ogr
Sintak tersebut untuk mengimport librarry OGR yang merupakan library dari OSGEO yang dibuat untuk menulis dan membaca data vektor.
shapefile = ogr.Open("D:\Master\Peta\DesaIndonesia.shp")
Sintax diatas untuk membuka file DesaIndonesia.shp menggunakan library OGR.
layer = shapefile.GetLayer(0)
Sintax ini digunakan untuk menyimpan variable shapefile dalam sebuah datasource di libarry OGR, dimana datasource OGR dapat membaca beberapa informasi layer. Namun dalam contoh hanya terdapat 1 layer, dan kita mengakses 1 layer.
for i in range(layer.GetFeatureCount()):
feature = layer.GetFeature(i)
Sintax tersebut digunakan untuk melakukan iterasi terhadap feature yang terdapat dalam shapefile, dan iterasi dilakukan untuk semua feature di file tersebut.
feature_name = feature.GetField("KECAMATAN")
Sintax tersebut untuk mendapatkan string dari field / kolom / atribut "KECAMATAN", dimana dalam file DesaIndonesia.shp tersebut terdapat kolom yang bernama KECAMATAN, dan ingat cara menulisnya harus sama anatara penggunaan huruf besar dan kecil karena penamaan tersebut bersifat case sensitive.
geometry = feature.GetGeometryRef()
Sintax tersebut digunakan untuk mendapatkan referensi geometri.
geometry_type = geometry.GetGeometryName()
Sintax tersebut digunakan untuk mendapatkan jenis geometry dari DesaIndonesia.shp.
print i, feature_name, geometry_type
Sintax tersebut untuk mencetak nilai i (urutan dari 0 sampai data terakhir), nama kecamatan dan jenis geometri dari file DesaIndonesia.shp.
Mengenal Data Spasial
Saat ini dengan perkembangan teknologi informasi, maka setiap data dan informasi dapat ditampilkan dalam sebuah data spasial yang lebih mempunyai makna dan nilai lebih dibandingkan hanya ditampilkan dalam bentuk sederhana seperti dalam bentuk tabel ataupun hanya gambar saja. Data yang dimaksud memiliki atrribut spasial sehingga dapat diketahui atribut lokasi (geospasial) di permukaan bumi atau dalam arti sederhana setiap data tersebut diketahui lokasi nya dipermukaan bumi.
Untuk lebih mengerti mengenai data spasial dan karakteristiknya maka dalam tulisan ini akan dibahas secara umum mengenai data spasial yang biasa dikelola dalam sebuah Sistem Informasi Geografis. Saat ini data SIG dapat digunakan dan telah digunakan dalam semua aspek kehidupan dari mulai riset, bisnis, pendidikan, sosial budaya bahkan militer.
Data Spasial
Data spasial merupakan data yang bereferensi geografis atas representasi di permukaan bumi atau dengan kata lain data yang mempunyai informasi lokasi di permukaan bumi. Dalam perkembangannya data spasial bukan hanya data yang bereferensi di permukaan bumi saja namun bereferensi di atas permukaan bumi (udara) dan di bawah permukaan bumi (dibawah laut maupun dibawah tanah).
Data spasial secara umum dibagi menjadi dua bagian, yaitu data vektor dan data raster. Data vektor merefresentasikan data dalam bentuk vektor (titik, garis dan area atau polygon) sedangkan data raster merefresentasikan data bentuk piksel-piksel atau yang disebut citra/image.
Data Vektor
Data vektor menampilkan data SIG dalam bentuk titik, garis atau are (polygon) yang mempunyai atribut. Data spasial berbentuk titik merefresentasikan lokasi suatu data atau penomena dipermukaan bumi seperti lokasi ibukota, lokasi gedung, lokasi tiang listrik, titik tinggi dan sebagainya yang dapat direfresetasikan dalam bentuk titik. Data vektor jenis ini terdiri dari satu nilai x dan y dan bisa juga memiliki nilai z misal nilai ketinggian.
Data vektor yang berbentuk garis (line atau polyline) data yang merefrentasikan suatu penomena di bumi seperti jalan, sungai, ataupun alur navigasi dan lain-sebagainya. Data ini terdiri dari nilai x dan y yang berurutan dan bisa dihitung panjangnya.
Dan terakhir data yang berbentuk polygon adalah data yang merefresentasikan penomena dibumi yang mempunyai wilayah atau luasan, misalnya batas administrasi desa, kecamatan, kabuaten, proponsi, negara, danau, waduk, laut, tutupan lahan dan lain sebagainya. Data ini terdiri dari nilai x dan y yang berurutan dan bersifat tertutup serta bisa dihitung luasannya.
Data Raster
Data rater merefresentasikan objek di permukaan, atas, bawah bumi dalam bentuk matrik atau piksel-piksel yang membentuk grid yang secara sederhana bisa kita sebut citra atau gambar. Setiap piksel-piksel tersebut mempunyai nilai atribut lokasi (x,y). Dan setiap piksel tersebut bisa mempunyai resolusi yang berbeda-beda dalam merefresentasikan objek tergantung dari kedetailan dalam pengambilan data. Sehingga data raster dalam soal resolusi nya bisa dibagi menjadi data resolusi tinggi, menengah dan tinggi.
Contoh dari data spasial raster adalah:
- Resolusi rendah (red: diatas 30 meter): Terra Modis, NOAA
- Resolusi menengah (red: 4 -30 meter):ASTER, Landsat 7, Alos
- Resolusi tinggi (red: resolusi 0,4 - 4 meter): GeoEye-1, WorldView-2, WorldView-1, QuickBird, IKONOS, FORMOSAT-2, and SPOT-5.
Sumber: https://lajugandharum.wordpress.com/2011/01/07/kesepadanan-skala-peta-dan-resolusi-spasial-citra/
Demikian tulisan sederhana ini semoga bermanfaat dan nanti di suatu saat akan lebih didetailkan karena penjelasan yang dijabarkan diatas masih bersifat global sekali. @wawanhn
Sumber:
https://lajugandharum.wordpress.com/2011/01/07/kesepadanan-skala-peta-dan-resolusi-spasial-citra/
https://grivinayuliantika.blogspot.co.id/2013/05/karakteristik-citra-dari-resolusi.html
https://dtechnoindo.blogspot.co.id/2016/10/defenisi-data-spasial-dan-format-data.html
https://selfaseptianiaulia.wordpress.com/2013/05/17/pertemuan-1-macam-macam-jenis-citra-satelit-dan-penggunaannya-serta-menggabungkan-band-pada-landsat/
https://selfaseptianiaulia.wordpress.com/2013/05/17/pertemuan-1-macam-macam-jenis-citra-satelit-dan-penggunaannya-serta-menggabungkan-band-pada-landsat/
Friday, January 26, 2018
Python untuk Analisis Geospatial Bagian 1: Install Library GDAL dan Shapely di Windows
Bagi yang sedang belajar Python untuk analisis geospasial akan berkaitan dengan beberapa library yang bisa digunakan untuk mengolah data spasial seperti GDAL untuk data raster, OGR untuk data vektor dan shapely untuk analisis operasi data spasial.
Pada bagian awal tulisan Python untuk Analisis Geospatial, akan membahas persiapan Python dan beberapa library yang akan digunakan untuk analisis geospatial. Dalam hal ini akan dijabarkan langkah-langkah dalam menginstal Python, GDAL/OGR library, Shapely library dan library lain-lainya yang dperlukan.
Dalam bagian pertama tulisan ini akan dijebarkan persiapan analisis geospatial dengan menggunakan python. Dalam uraian dibawah akan dijelaskan langkah-langkah dalam menginstall di Windows aplikasi Python, GDAL dan Shapely.
1. Install Python 2.7.14
link Python 2.7.14
2. Install GDAL
untuk menginstall gdal python gunakan perintah
Python -m pip install <lokasi file>\<file.whl>
link GDAL windows Python 2.7
3. Install Shapely
untuk menginstall shapely python gunakan perintah
Python -m pip install <lokasi file>\<file.whl>
Link Shapely Python 2.7 32 Bit
Demikian semoga bermanfaat. @wawanhn.
Sumber:
https://pythongisandstuff.wordpress.com/2016/04/13/installing-gdal-ogr-for-python-on-windows/
https://www.lfd.uci.edu/~gohlke/pythonlibs/#shapely
Membuat File exe dari Kode Python
Pada saat kita menulis source code python untuk aplikasi teretentu file python disimpan dengan ektensi .py. Untuk menjalankan kode program tersebut menggunakan command prompt atau menggunakan IDLE.
Pada saat ini saya akan mencoba mengkonversi souce code python tersebut menjadi file executable sehingga bisa langsung dijalankan dengan melakukan klik dua kali file exe tersebut.
Sunday, January 21, 2018
Download Text Editor Gratis Terbaik untuk Programmer
Bagi seorang programmer atau yang ingin menjadi programmer tentu aakan sangat memerlukan text editor untuk membuat dan menulis kode programnya. Text editor merupakan salah satu aplikasi yang digunakan untuk menulis kode program dengan lebih mudah karena adanya beberapa fitur yang berguna dalam membatu menulis program dengan cepat dan mudah.
Beberapa text editor mempunyai beberapa fungsi anatra lain sebagi compiler, syntax highlighting, search, line marking, snippet, comment, prediction dan lain-lain yang sangat membantu dalam menulis kode program sehingga menghindari kesalahan dan mempercepat pembuatan kode program.
Dari banyak text editor yang tersedia secara online yang dapat kita download, berikut ada beberapa text editor yang dapat digunakan oleh para programmer atau calon programmer yang akan belajar membuat kode program dengan mudah. Beberapa text editor yang saya bagikan tersedia dalam versi gratis sehingga tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya, sehingga bisa belajar program komputer tanpa harus mengeluarkan biaya dengan hanya modal keinginan dan kerja keras...
Beberapa text editor mempunyai beberapa fungsi anatra lain sebagi compiler, syntax highlighting, search, line marking, snippet, comment, prediction dan lain-lain yang sangat membantu dalam menulis kode program sehingga menghindari kesalahan dan mempercepat pembuatan kode program.
Dari banyak text editor yang tersedia secara online yang dapat kita download, berikut ada beberapa text editor yang dapat digunakan oleh para programmer atau calon programmer yang akan belajar membuat kode program dengan mudah. Beberapa text editor yang saya bagikan tersedia dalam versi gratis sehingga tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya, sehingga bisa belajar program komputer tanpa harus mengeluarkan biaya dengan hanya modal keinginan dan kerja keras...
- Notepad ++
Notepad ++ merupakan text editor gratis terbaik yang berjalan dalam sistem operasi windows. layaknya aplikasi notepad namun dengan berbagai kecanggihan yang tidak dimiliki notepad biasa, sehingga aplikasi notepad ++ sangat mudah digunakan sekalipun bagi yang pertama kali. Aplikasi notepad ++ mendukung berbagai bahasa pemrograman diantaranya Assembly, C, C++, C#, CSS, HTML, Java, Javascript, Pascal, Pearl, PHP, Python, Shell, SQL, VB, XML.
Dengan dibuat berbasis C++ aplikasi Notepad ++ berjalan di sistem operasi windows dengan menggunakan memory dan resources komputer rendah, sehingga dapat berjalan secara cepat. Bagi Anda yang ingin download aplikasi Notepad ++ dapat didownload disini
- Sublime Text
Sublime text sebagai salah satu text editor terbaik untuk programmer yang dapat digunakan dalam berbagai platform sistem operasi dengan berbagai kecangihan fitur yang biasanya digunakan untuk web developer dalam membuat kode program. Text editor usblime tersedia dalam versi gratis dan berbayar. Beberapa fitur yang ada dalam sublime text diantaranya adalah command pallete, multiple selections, distraction free mode, split editing, plugin API dan lain-lain. Dan jika kita ingin menmabahkan berbagai fitur lain dalam menambahkan plugins yang ada di internet.
Sublime text editor dapat didownload disini
- Atom
Atom merupakan text editor yang modern dan cangggih yang memungkinkan untuk dikostumisasi dengan melakukan perubahan di core filenya sehingga bisa meningkatkan produktifitas kerja kita. ATom text editor bersifat gratis dan dapat berkerja di berbagai platform sistem operasi.
Beberaps fitur canggih yang terdapat dalam atom text editor antara lain adalah cross platfor editing, built in package manager, smart autocompletion, file system browser, multiple panel, find and replace dan lain-lain.
Atom text editor dapat didownload disini
Demikian dulu tulisan kali ini semoga bermanfaat. @wawanhn
Thursday, January 18, 2018
Download Aplikasi WPS Office sebagai Pengganti Microsoft Office
Bagi yang belum mengenal aplikasi ini, WPS merupakan aplikasi open source yang diciptakan untuk mengolah data selayaknya Microsoft Office. Bagi yang sudah terbiasa dengan Microsoft Office pasti tidak akan kesulitan untuk menggunkan aplikasi ini karena desain dan fungsi aplikasi ini selayaknya versi Microsoft Office namun dalam versi yang gratis tanpa harus membeli lisensi. Dengan WPS versi gratis sudah sangat memadai untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari dan menggantikan Microsoft Office yang harus membeli untuk mendapatkan lisensinya. Meskipun untuk tingkat advance WPS menyediakan dalam versi premium dengan berbagai kelebihan yang tidak ada dalam versi gratis. Menurut saya pribadi setelah menggunakan beberapa aplikasi open source untuk office, WPS merupakan salah satu yang terbaik dengan berbagai kemudahan dan kelengkapan fungsi dan bisa menggantikan aplikasi Microsoft Office jika dalam pekerjaan kita membutuhkan adanya lisensi aplikasi.
Dalam aplikasi WPS terdapat 3 aplikasi layaknya dalam Microsoft Office yaitu:
- WPS Writer, merupakan aplikasi dalam WPS yang digunakan untuk mengolah kata seperti Microsoft Office. Dengan aplikasi WPS Writer berbagai fungsi yang dibutuhkan dan digunakan untuk mengetik dalam MIcrosoft Office hampir semuanya tersedia di aplikasi ini. Jadi jangan khawatir jika mau mengetik dan tidak punya lisensi Microsoft Office untuk menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan lisensi.
- WPS Spredsheets, merupakan aplikasi dalam WPS yang digunakan untuk mengolah angka dan tabel seperti Microsoft Excel. Selayakanya Excel dengan WPS kita dapat menyelesaikan pekerjaan tanpa harus bayar mahal untuk beli lisensi.
- WPS Presentation, bagi yang terbiasa melakukan presentasi tidak lagi khawatir jika tidak punya lisensi Microsoft Office. Aplikasi Powerpoint dapat digantikan oleh aplikasi WPS Presentation yang mudah digunakan dan sangat powerfull.
Bagi yang membutuhkan aplikasi WPS silahkan download link di bawah ini:
WPS Free 2017 WPS 2017
WPS Premium 2016 WPS 2016 Patch
Terima kasih sudah menyimak semoga bermanfaat. @wawanhn.
Sumber:
https://www.wps.com/
http://gigapurbalingga.net/wps-office-2015-premium-full/
Tuesday, January 16, 2018
Deploying Flask Python di Pythonanywhere
Ada beberapa webhosting yang dapat digunakan untuk deploying aplikais web dengan menggunakan bahasa Python, salah satu yang terkenal adalah menggunakan website pythonanywhere.
Berikut saya share bagaimana cara mendeploy web berbasis python Flask dengan menggunakan webhosting pythonanywhere.
Berikut saya share bagaimana cara mendeploy web berbasis python Flask dengan menggunakan webhosting pythonanywhere.
- Menuju menu Console dan pilih Bash. Kemudian buat virtual environment untuk Flask applicatioan: dengan perintah mkvirtualenv <nm_vitrtualenv> atau virtualenv <nm_vitrtualenv>.
$ mkvirtualenv --python=/usr/bin/python3.4 deploy <enter>
- Kemudian install aplikasi web Flask
- Kemudian menuju menu Files, dan tambahkan folder deploy
- Sebelumnya buat file "myflask.py" dengan isi
from flask import Flask
app = Flask(__name__)
@app.route('/')
def index():
return '<h1>Deployed!</h1>'
if __name__ == '__main__':
app.run()
- Dalam folder deploy yang sudang dibuat sebelumnya upload file myflask.py
- Kemudian pindah ke menu Web, dan jika belum ada aplikasi web (pertama kali), klik button a new web app
- kemudian pilih manual configuration dan selanjutnya pilih Python 3.4, kemudian klik next
- Selanjutnya kita mencoba melihat hasil deploy aplikasi Flask kita. misal saya buat dalam tahap sebelumnya wawanhn.pythonanywhere.com maka dihasilkan seperti dibawah ini. Tampilan dibawah karena kita belum set path dari virtual enviroment kita
- Selanjutnya cari bagian Virtualenv: disebelah bawah dan set Enter path to a virtualenv, if desired ke folder deploy
- Selanjutnya ada perubahan pada file /var/www/wawanhn_pythonanywhere_com_wsgi.py pada bagian Code: lakukan perubahan pada file tersebut dengan mengaktifkan perintah untuk aplikasi Flask dan setelah selesai klik save.
- Kemudian lihat hasilnya di wawanhn.pythonanywhere.com refresh.
Demikian tulisan sederhana ini selamat mencoba...
Download Internet Download Manager 6.30 Build 06
Internet Download Manager merupakan software untuk melakukan download yang paling populer meskipun telah muncul banyak aplikasi untuk melakukan download file di internet. Banyak pilihan software untuk melalukan download dari internet supaya lebih cepat, namun reputasi IDM masih belum terkalahkan dengan bukti paling banyak digunakan oleh pengguna internet.
Versi Internet Download Manager 6.30 Build 06 rilis Januari 2018 merupakan pembaharuan dari build 05 sebelumnya dengan perbaikan bug atau kesalahan sistem. Dengan menggunakan IDM tentu akan lebih cepat dalam melakukan download dibandingkan dengan menggunakan bawaan browser. Bagi yang membutuhkan IDM versi 6.30 Build 06 silahkan di download disini.
Cara menginstal software tersebut adalah:
- Matikan koneksi ke internet.
- Install software IDM.
- Klik file KeyReg.
- Terakhir copy dan timpakan file IDM.exe dari file crack ke tempat kita install IDM, jika gagal pada saat menimpakan file keluarkan atau matikan aplikasi IDM (tidak bisa di timpa karena file IDM sedang digunakan pada saat IDM berjalan).
- Jika berhasil ditimpa maka selamat menggunakan IDM.
Terima kasih sudah menyimak, semoga bermanfaat @wawanhn.






























